Sabtu, 26 Juni 2010

Let's support fairplay game

Sudah lama juga saya tidak bereksplorasi visual seperti ini karena waktu dan tenaga yang terkuras oleh kegiatan sehari-hari. Sampai suatu hari saya iseng mencoba kemampuan saya dalam hal memotret dan pergi ke taman prasasti bersama seorang teman.

Sesampainya di sana ternyata ada komunitas fotografi yang sedang hunting. Dan kebetulan mereka membawa beberapa orang model yang style-nya dipilihkan dengan suasana worldcup. Yup, bisa ditebak bahwa saya tidak menyia-nyiakan kesempatan ini dan langsung bergabung dengan mereka ^^

Saya akui bahwa saya memang belum terlalu mahir dalam menggunakan kamera. Namun setelah saya bereksperimen dengan kamera, angle dan dengan berbagai pose-pose sang model yang cukup “hot”, saya jadi langsung terpikir bagaimana seandainya kalau mereka berada dalam studio dan difoto dengan gaya “high touch visual”.

Karena foto asli berada di prasasti sedangkan dalam kepala saya mereka berada di studio, sudah pasti eksekusinya menggunakan photoshop tercinta, jatuhnya sih jadi digital imaging… hehehe… padahal gaya “high touch visual” biasanya semua komposisi serta bentuk objek, warna dan cahaya dilayout sedemikian rupa secara manual sehingga hasil akhirnya berada di kamera (paling ada sedikit editan di photoshop kalau diperlukan). Gaya visual seperti ini memang belum terlalu populer di Indonesia, tapi saya ingin sekali mencobanya.

Nah, diantara foto-foto yang ada, akhirnya saya pilih pose mereka yang dirasa paling cocok untuk disesuaikan dengan konsep Worldcup yang ada dalam kepala saya. Ditambah dengan boneka si imut Zakumi sebagai model dan selaku mascot piala dunia kali ini. Beberapa snapshot, foto asli sampai perbandingan dengan hasilnya bisa dilihat pada gambar di bawah.

Hasil akhirnya diberi kalimat “Let’s support fairplay game” agar tampak menggambarkan dua orang wanita penggemar sepak bola yang sangat mendukung pertandingan yang fair. Ditambahkan juga gambar dan elemen grafis pendukung untuk memberi suasana festive yang meriah, semeriah suasana perayaan worldcup di seluruh dunia yang terlihat dalam satu gambar ^^

Walaupun gambar ini bersifat eksperimen, dan dengan eksekusi “high touch visual” yang masih akal-akalan, tapi saya merasa cukup puas melihat hasilnya.

Jumat, 11 September 2009

Alia


Karya ini adalah saat dimana untuk pertama kalinya saya menggambar lagi setelah sekian lama tidak menggambar. Entah kenapa tiba-tiba waktu itu tangan saya "gatal" ingin menggambar lagi. Kemudian terpilihlah karakter dari komik Alia ini sebagai "korban" :P

Komik Alia menceritakan tentang ratu adil yang apabila tidak muncul akan mengakibatkan kerusuhan di seluruh kota. Karena memang cerita ini belum berakhir maka saya mencoba membayangkan saat kerusuhan itu terjadi, dan menggambarkan ekspresi para karakter alia yang terlihat emosional sehingga memperlihatkan bahwa mereka sedang terlibat dalam kerusuhan tersebut.

Kamis, 13 Agustus 2009

@ipda09

Poster ini saya buat untuk lomba ipda09 dengan tema nilai luhur bangsa dan dipamerkan di stand IP pada acara fgd expo 2009 bersama 24 karya finalis lainnya.

Untuk visual dalam poster ini secara simbolis mencoba menterjemahkan arti kata bhinneka tunggal ika dengan menggunakan kumpulan lambang hati (cinta) berwarna-warni (melambangkan perbedaan) yang membentuk burung garuda Indonesia sebagai simbol nilai luhur bangsa. Artinya bahwa Indonesia terbentuk karena rasa kebersamaan (persatuan) yang dimiliki oleh rakyatnya yang saling peduli satu sama lain meskipun terdapat banyak perbedaan.

Kemudian ada beberapa lambang hati yang menyebar terpisah diartikan sebagai orang-orang yang individualis dan cuek terhadap sesamanya dan berharap agar mereka mau kembali bergabung dengan yang lainnya. Karena itulah diberikan kalimat “tidakkah kita merindukan kebersamaan” sebagai pertanyaan untuk membuat kita sedikit merenung tentang kebersamaan kita terhadap orang di sekeliling kita.

Sayangnya Indonesia terlalu beragam untuk dipersatukan sehingga eksekusi visual yang terlihat 'dreamy' dikarenakan pertanyaan pribadi saya yang sedikit pesimis tentang apakah Indonesia benar-benar bisa dipersatukan atau tidak. Kadang suami-istri yang katanya telah dipersatukan saja sering cekcok apalagi Indonesia yang jumlah rakyatnya 'bejibun', udah gitu beda-beda lagi.

Alya & Kalin

Sebenernya saudara sepupu saya udah minta editin foto anaknya (Alya & Kalin) ini sejak mereka berdua masih orok. Tapi entah kenapa saya lupa sama sekali sama permintaan itu.

Sampe akhirnya awal taun baru 2009 mereka sekeluarga dateng dan sepupu saya tiba2 nagih permintaannya. Sampe dia bilang, "mana san fotonya? katanya mau dieditin, ampe anak gue udah gede2 masih blom juga dikerjain". Saya malah baru inget lagi pas ditanya begitu... hahaha... maap deh.

Karena mereka cuma nginep 1 malam ya udah langsung difotoin deh 2 bocah ini. Ternyata susah juga loh ngeluarin karakter asli mereka di depan kamera. Si kakak (Alya) malah jaim banget. Si ade (Kalin) malah ngupil mulu selama sesi pemotretan (baru tau ada orang yang ngupil mulu klo grogi).

Akhirnya dari sekian banyak foto yang diambil cuma ini yang saya anggap bagus (mungkin saya emang bukan fotografer yang baik... T_T). Tapi hasilnya lumayan lucu kaaan... hehehe...

Alit kencana



Alit kencana adalah judul komik yang pernah saya baca semasa SMP dulu. Komik karya Dwiyanto Setyawan ini cukup menarik dalam segi cerita. Sayangnya akhir ceritanya dibuat "nggantung" dan tamat pada jilid keempat. Padahal kalo diteruskan akan sangat menarik karena cakupan ceritanya yang cukup luas dan mungkin bisa menjadi "naruto"nya Indonesia. Karya ini saya buat untuk mencoba menggambarkan salah satu adegan yang ada dalam kepala saya... ^.^



Langkah gampang mewarnai gambar ini di photoshop:

1. Bikin gambar dengan penintaan outline yang gak terputus
2. Beri blok warna dasar dengan layer yang berbeda dari outline
3. Tambahkan efek bayangan dan cahaya dengan kombinasi permainan burn tool dan dodge tool
4. Lakukan pengkoreksian warna agar terlihat lebih menyatu. Tambahkan juga material2 lainnya bila perlu...

It's done!!